Sticky Note

3508 Kata

"Alayya!" seru Atifa saat ia melihat Alayya terduduk di lantai. Ia langsung menghampiri Alayya. Gilang menyusul. "Alayya" panggil Abrar. Abrar mendekati Alayya, kemudian berjongkok di depan gadis itu. "Kamu kenapa? Kok bisa ada disini?" tanya Abrar. Alayya diam. Ia masih tertunduk dalam. Di hapus nya air mata yang sempat menetes dari matanya lalu ia menegakkan kepalanya, menatap lelaki yang ada di hadapannya. Lega. Itulah perasaan yang Alayya rasakan saat ini. Ia lega melihat Abrar yang baik-baik saja. Jujur, saat mendengar Abrar kecelakaan ia sudah berpikir yang tidak-tidak tadinya. Abrar membantu Alayya berdiri. Menuntun gadis itu untuk duduk di sofa kecil yang ada di dalam ruang rawat. Abrar duduk di samping Alayya. Sementara Gilang dan Atifa berdiri di dekat pintu. "Kamu ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN