Good Night

1611 Kata

Alayya tersenyum senang melihat wajah seseorang yang ia rindukan belakangan ini, siapa lagi kalau bukan Abrar. Abrar sepertinya baru selesai mandi, terlihat dari rambut nya yang masih basah dan anduk kecil yang menggantung di lehernya. "jadi sekarang lagi apa ?" Tanya Alayya menatap wajah Abrar dari Layar Laptop milik nya. Beberapa menit yang lalu Abrar menghubunginya. "pake ditanya segala, ya lagi natapin muka kamu nih" jawab Abrar menggoda Alayya. Alayya tertawa renyah. "pinter banget sih nge-gombal nya" "pinter dong. Kan sering latihan" "latihan ? latihan nge-gombal maksud kamu ? " "iya" jawab Abrar cengengesan. "oh jadi di sana kamu sering gombalin cewek? Baru juga sebulan kamu udah mulai beraksi" Abrar menggerak kan tangan nya sebagai isyarat bahwa itu tidak benar. "enggak kok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN