Abrar terbangun dari tidur nya saat handphone yang ia letakkan di samping bantal berdering dengan keras. Dengan mata yang masih terpecam Abrar perlahan duduk bersandar di kepala tempat tidur. Abrar masih mengumpulkan nyawa nya. Abrar menyipitkan matanya lalu menoleh kea rah meja belajar, buku-bukunya berserakan di sana. Sekarang Abrar baru ingat, ia ketiduran saat belajar tadi. Dilirik nya handphone yang sudah tidak berdering lagi. Di ambil nya handphone itu lalu melihat jam yang tertera di sana. "Jam sebelas malam" Gumam nya serak. Tak berapa lama handphone Abrar berdering. Memperlihatkan nama Alayya tertera di layar handphone nya. "Hal-" "Kamu dari mana aja sih! Aku chat gak di balas. Aku telfon kamu bolak-balik dan baru di angkat sekarang. Kamu tuh ya!!." Serbu Alayya. Bahkan

