Dulu, tanpa permisi kau pergi sesuka hati. Dan sekarang kau melakukan hal yang sama saat datang kembali. ❄❄❄ Abrar baru saja selesai mandi, setelah itu ia mengambil Handphone nya dan berbaring di ranjang. Abrar menatap-langit-langit kamar sambil memutar-mutar handphone nya, seperti sedang menimang-nimang sesuatu. Abrar ingin menelfon Alayya tetapi ia bimbang. Hatinya mengatakan ingin menelfon Alayya tetapi ego nya mengatakan jangan. Hanya dengan sekali klik saja maka Abrar akan menelfon Alayya. Tetapi mengkilk saatu tombol itu adalah hal yang sulit baginya. Hingga suara seseorang terdengar dari benda pipih itu. Tentu saja Abrar sangat terkejut. Abrar bahkan tersentak dan lompat terduduk. "Halo ?” ucap suara di sebrang sana. Abrar merutuki dirinya sendiri saat melihat nama yang

