Arsy mencoba untuk tersenyum, seolah semuanya baik-baik saja. "Gue gak papa kok, gue masih tetep Arsy sahabat kalian, masih tetep Arsy yang kalian kenal, masih tetep Arsy yang sayang sama Naufal, sayang kalian, masih tetep Arsy Mutiara." ujarnya yang tampak ceria. "Gue gak tau salah kita apa sampe-sampe lo gak mau terbuka sama kita, Sy. Lo itu terlalu ketara kalo lo lagi menyimpan luka." ujar Via. Arsy menggenggam tangan Via. "Kita bahas lain kali ya? Lo bisa panggil Naufal kesini? Gue mau ketemu sama dia." "Gue disini." Arsy menoleh kearah pintu. Disana ada Naufal tengah berdiri diambang pintu, entah sejak kapan cowok itu sudah berada disana. "Naufal." Arsy tersenyum senang. "Gue tunggu kabar baiknya." ucap Daren lalu ia mengajak Via untuk keluar. Membiarkan Arsy dan Naufal untuk be

