"Cakra?!" Yang dipanggil menoleh. Cakra yang hendak pergi ke toilet mengurungkan niarnya sebentar. "Apaan?" tanyanya malas. "Temenin gue yuk?" "Kemana?" "Keluar. Beli martabak." ujar Daniel. "Ini masih jam sekolah, bangke, gimana bisa keluar." cibir Cakra sambil menahan pipis. "Lo kenapa, dah?" tanya Daniel bingung. "Gue mau pipis. Bentar ah." ucapnya lantas berlari memasuki toilet. Beberapa menit Daniel menunggu, Cakra akhirnya kembali."Lo kalo mau martabak nanti malem aja." ujar Cakra yang sedang menaikan resleting celananya. "Bukan gue yang mau." "Terus siapa?" "Nanti gue ceritain sama lo. Pokoknya lo harus bantuin gue keluar dari sekolah sekarang." ujar Daniel lalu ia menarik tangan Cakra menuju parkiran. Daniel akan mencari dimanapun martabak itu berada. Meskipun harus men

