BAB.6. SALAM PENYELAM (bagian 2)

2399 Kata

              “Tuan, terima kasih bunganya, dan tentu saja undangan makannya.” Ucap Magenta saat  mereka makan bersama untuk kedua kalinya di dalam resto, tepat disamping kaca Pari Pesiar  yang memisahkan mereka dengan dunia bawah laut.  Pemandangan laut yang indah mengurangi kekakuan yang terhidang di meja makan. Magenta sengaja mengalihkan kursinya agar membelakangi laut yang terpisah hanya 40 cm di belakangnya.             “Sama-sama. Saya juga berterima kasih  karena nona telah sudi memenuhi undangan saya. Hhm, anda terlihat cantik, nona.  Tentu saja semua penggemarmu akan setuju dengan pujianku ini.” Moran  tak mengalihkan pandangannya pada Magenta yang berbalut gaun malam yang sederhana.. Oh Tuhan… kenapa dia semakin memesona? batin Moran, si David  tua.             “Terima kasih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN