Kiara: >>>>> Saat sedang bermain dengan Aira, Daka dan Ganesha di yayasan, aku kedatangan tamu. Teman lama yang suka hilang tenggelam, tapi selalu ada ketika dibutuhkan. Siang ini Geraldy menemuiku setelah berbulan-bulan tidak ada kabarnya. Terakhir kali bertemu dengannya kalau tidak salah saat proses penjualan lahan yang kini sudah aku jadikan kantor Anandara Foundation. "Apa kabar, Ger?" tanyaku setelah bersalaman seperti biasanya. "Baik," jawabnya singkat. Dia lebih tertarik bermain dengan Daka. "Bolos apa udah target?" tanyaku iseng. "Dua-duanya," jawabnya asal, kemudian menunjuk ke arah Ganesha dan Aira. "Anak siapa?" tanya Geraldy. "Anak orang," jawabku malas. Geraldy terbahak. Dia kemudian mengekoriku masuk ke dalam kantor, meninggalkan Aira, Daka dan Ganesha.

