Karena banyak request cerita ini supaya lanjut, oke Vee lanjut. Tapi nggak banyak2 ya. hehe. Happy reading. ~~~~~ Dastan: Gue menatap satu per satu furniture yang ada di apartemen ini. Dulu gue membeli apartemen ini dengan cara mengangsur dan dalam keadaan masih kosong. Gue kerja keras siang dan malam untuk mendapatkan gaji tambahan supaya bisa mengisi unit apartemen ini dengan perabotan terbaik dan modern tentunya. Dulu keinginan gue soal membeli apartemen sempat diragukan oleh Alvin dan Fandi. Terlebih orang tua gue. Karena saat itu gue baru saja membeli mobil mewah juga secara kredit. Gue ingat banget dulu Alvin pernah berkata, "awas mati muda lo gara-gara mikirin hutang." Namun justru itu yang membuat gue kerja dengan giat dan nggak pernah main-main sama pekerjaan gue. Saat itu yang

