The Cool Boss & His Sassy Devil

1343 Kata

Dua puluh menit sebelum boarding, Ivan berdiri kaku, tatapannya terpaku pada Hazel yang kini sudah sibuk dengan panggilan telepon. Sekilas, ekspresi cool yang selalu ia jaga runtuh, garis di sekitar matanya mengeras, dan sorotnya tampak kosong seolah terseret ke masa lalu yang berat. Loli, yang barusan heboh selfie, langsung freeze. Ada hal lain di wajah Ivan, kayak ada sisi rapuh, kesunyian, dan entah kenapa, baru kali ini dia kelihatan kayak manusia biasa. Ia mendekat pelan, pura-pura merapikan kacamata hitamnya agar tidak terlalu kentara memperhatikan. Lalu dengan sedikit nekat, ia berjinjit, mencondongkan tubuh ke arah kuping Ivan. “Gue bisa bantu lo deket lagi sama dia,” bisiknya lirih, tapi penuh percaya diri. Ivan menoleh cepat, matanya menajam, seperti baru sadar kehadiran Lol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN