Aku tidak menyangka hari ini akan segera tiba dengan secepat ini. Ya, hari ini akan menjadi hari terakhir Keenan berada di sekolah. Semua murid, khususnya anak kelas 6, terus bertanya-tanya perihal alasan kepindahannya, begitu juga denganku. Beberapa anak terus memadati ruang guru dengan harapan setidaknya mereka mendapatkan sedikit infomasi tentang Keenan. “Luar biasa, mereka berjuang terlalu keras sampe mereka lupa kalau gue yang jadi teman dekatnya aja gak tau alasan dia pindah.” ujar Adit ketika langkahnya terhenti di sebelahku yang tengah menatap gerombolan anak di depan ruang guru. Aku yang terkejut pun mulai menoleh ke arahnya, “Lo gak penasaran juga?” tanyaku pada Adit. “Penasaran sih, tapi nanti gue tanya Keenan langsung aja sampe dia kasih tau gue alasan dan ke mana dia

