Lesya yang tengah mengeringkan rambut menggunakan hair dryer di depan kaca meja rias pun tiba-tiba menoleh saat ponselnya yang tergeletak di atas meja berdering. Dahinya mengerut sama melihat nama Kenny muncul dalam sebuah panggilan masuk. Entah sudah sejak kapan, dirinya tidak lagi pernah mendapatkan satu notifikasi dalam bentuk apapun dari Kenny. ‘Ya, halo? Ada apa Ken?’ tanya Lesya saat berhasil menekan icon gagang telepon berwarna hijau. Kenny yang terkejut karena mendengar suara bising dari hair dryer pun mulai menatap layar ponselnya sambil meringis lalu kembali mengarahkannya ke telinga, ‘Itu suara apaan sih, Sya?’ tanya Kenny. Lesya segera mematikan hair dryer-nya lalu menaruhnya di atas meja. ‘Sorry, gue lagi ngeringin rambut. Ada apa? Tumben banget lo nelepon gue?’ Lesya

