Dan hal tersebut tentu membuat Celine akan berpikir seperti Alice. “Jadi, kamu sekarang berhenti percaya sama yang namanya laki-laki?” tanya Ibnu lagi. Celine menggeleng pelan sambil menundukan kepalanya, “Entah. Tapi yang pastinya saat ini Celine jadi takut untuk jatuh cinta lagi, karena Celine takut kalau suatu saat Celine akan disakitin dan ditinggalin lagi.” ujar Celine dengan nada lesu. Meskipun Ibnu tahu jika Celine adalah anak yang periang, namun Ibnu percaya jika Celine tidak selalu dapat terlihat kuat meski Celine selalu mencobanya. Tumbuh tanpa kasih sayang seorang Ayah tentu tidak mudah, bukan? Dan kini Celine harus kembali disakiti oleh orang-orang selain Ayahnya. Tidak heran jika akhirnya kini Celine memiliki pandangan yang sama dengan Alice. “It’s okay, Cel. Setelah p

