“Bapak coba cari Non Alice lagi sampai dapat ya? Kasian Ibu sampai pingsan gini saking khawatirnya takut Non Alice kenapa-kenapa.” Pak Burhan mengangguk, “Ya sudah kalau begitu, Bapak pergi dulu ya!” Pak Burhan kembali melangkahkan kakinya keluar sementara Bi Lastri mulai menghampiri Celine karena telah berhasil menemukan obat gosok yang sekiranya dapat membantu Prita untuk sadarkan diri. Celine bergeser, membiarkan Bi Lastri mengambil alih posisi sebelumnya untuk menyadarkan Ibunya. Diarahkannya obat gosok yang telah terbuka itu ke kedua lubang hidung Prita, dan sesekali Bi Lastri menuangkan beberapa tetes obat gosok itu ke dua ruas jarinya lalu mengoleskannya dahi bagian kanan dan kiri Prita. “Non, boleh bantu pegangin ini sebentar? Bibi mau buatin teh manis dulu untuk Ibu.” pint

