"Aku sudah dapat rumahnya,nanti usai sarapan aku mau lihat rumahnya dengan pak sukri " Reynata tiba-tiba bicara sambil menyisir rambutnya di depan cermin. 'Reynata cantik'Satria memandang wajah di cermin itu dari tempatnya duduk. Ia tidak ingin mengusiknya, ia tahu Reynata sedang marah. Wajah cantik itu yang dulu menunduk saat pertama kalinya mereka bertatapan sebelum bercinta. Mata tajam dengan bulu mata lentik itu tidak berhenti memandang saat untuk pertama kalinya mereka b******u. Tapi sekarang mata itu nampak sering berair, ada gurat kesedihan disana. Dan Satria merasa bersalah atas itu.kesalahan yang tidak pernah berhenti ia lakukan. "Sarapan yuk,"ajak Reynata. Satria terkejut, ia tidak menyangka Reynata akan mengajaknya sarapan. Satria bangkit dari ranjang kemudian mengenakan

