MENANGISI SEORANG PEMBOHONG

1259 Kata

Mobil yang membawa mereka menuju kota dingin Malang melaju cepat. Jarak antara Surabaya-Malang lewat tol yang mestinya dilewati dengan waktu 1,5 jam kali ini di lampaui oleh pak Sukri hanya 1 jam saja. Reynata menggeleng-geleng kan kepala, ia hanya menatap jalanan beraspal di luar jendela. Satria di samping nya sedang tertidur, mungkin letih karena semalam tidur nya tidak lama. Reynata tidak ambil perduli. Memasuki gerbang perumahan mewah tempat Satria tinggal Reynata cepat-cepat membangunkan Satria. " Mas, sudah sampai " Satria bangun dari tidurnya. Pak Sukri menghentikan mobil tepat di depan pintu pagar kediaman Satria. Dua satpam penjaga rumah pun mendekat. " Tidak masuk dulu Rey " Ajak Satria pada Reynata serta merta Rey menolak ajakan nya. " Aku nggak turun mas, nanti pula

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN