Bab 55 ( Kepergian Pak Danu )

1017 Kata

Nadia mendekat ke arah Ibu Ranti. “Tidak apa-apa, Bu. Aku dan Fabio juga ingin ke sini malam ini.” “Bagaimana keadaan Paman Danu?” tanya Fabio cepat. “Dokter masih memeriksanya dari tadi.” Tidak lama tirai kamar yang menutup ruangan Pak Danu di buka dan mereka dapat melihat dari kaca besar itu Pak Danu tampak membuka kedua matanya dan melihat ke arah istrinya, Nadia dan Fabio. “Pak Danu,” ucap Nadia lirih sambil meneteskan air matanya. Pria yang tengah terbaring lemah itu memperlihatkan senyum kecilnya. Tidak lama dokter yang menangani Pak Danu keluar dari kamar dan menghampiri mereka. Ibu Ranti langsung menanyakan keadaan suaminya dan dokter itu berkata dengan menggunakan bahasa Jerman. Nadia yang tidak tau artinya hanya mendengarkan dan melihat ekspresi wajah dari Ibu Ranti. Seketik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN