Beberapa jam kemudian, Nadia sudah bersiap dan Nafa juga sudah bersiap. Mereka berdua pergi bersama. Nafa sangat senang duduk di samping Ibunya yang sedang mengendarai mobilnya. Tidak lama mereka sampai di pusat perbelanjaan, Nadia mengandeng tangan putrinya dan mereka langsung memasuki toko tas sekolah anak-anak. Nadia ingin membelikan tas sekolah untuk Nafa. “Wah! Tasnya sangat bagus semua, aku jadi bingung mau membeli yang mana?” Nafa mengelilingi setiap lorong dan Nadia mengikutinya dari belakang. “Apa mau ibu pilihkan?” “Iya, Ibu saja yang pilihkan, pilihan Ibu pasti bagus.” Nadia mengedarkan pandangannya mencari tas sekolah yang putrinya pasti sangat sukai. Pilihan Nadia jatuh pada tas berwarna pink dengan gambar kuda poni. “Bagaimana kalau ini?” “Wah! Ini bagus, aku suka.” Nadi

