Bab 41 ( Pikiran Nadia )

1028 Kata

Akhirnya Nadia dan Nafa meninggalkan rumah sakit dan menuju ke pulang ke rumahnya. Di rumah Bi Ima ternyata sudah berada di dalam sedang membuatkan Nafa bubur yang enak, Bi Ima sering membuatkan bubur jika Nafa tengah sakit. Bi Ima melihat Nadia datang dengan menggendong Nafa menyandarkan kepalanya pada pundak ibunya. “Nadia, bagaimana kata dokter?” “Nafa baik-baik saja, Bi. Tadi di sana juga langsung disuruh minum obat penurun panas. Dia sepertinya kecapekan karena kemarin dia berenang di apartemen Sasa dan tidak mau berhenti, serta ada radang juga pada tenggorokannya.” “Apartemen Sasa? Siapa dia Nadia?” “Teman lamaku yang pernah aku ceritakan dulu sama Bibi.” “Kamu bertemu sama dia?” “Iya, dia sekarang pindah ke sini dan tinggal dengan kekasihnya di apartemen mewah dekat dengan mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN