Bab 40 ( Nafa Sakit )

1047 Kata

Nadia yang sudah sampai di dalam rumah segera membuka pintu rumahnya dan melihat sekeliling, dia takut jika Fabio mengikutinya sampai di rumahnya. Entah kenapa sejak kedatangan Fabio, Nadia tampak selalu waspada dengan apa yang akan dia lakukan di rumahnya. “Dia pasti tidak mengikutiku, sebaiknya aku segera membawa Nafa masuk ke dalam rumah.” Nadia menggendong Nafa dan membawa masuk ke dalam rumah, menidurkan Nafa pada ranjangnya. Dia segera mengunci pintu dan membersihakan diri setelah itu dia merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Nadia menatap langit-langit kamarnya, dan dia teringat dengan pria yang sebenarnya masih dia cintai. “Kenapa susah sekali menghilangkan kamu dari hati dan pikiranku, Fabio? Semua kebahagiaan yang kamu berikan kepadaku kenapa kamu merusaknya pada hari itu, kenap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN