“Ya sudah ayo” aku dan Fikri berdiri dari duduk kami tadi Shinlin aku belum habis bahkan aku memakannya cuma dua ayam kecil masih banyak banget “Mau menonton Film apa” tanya Fikri yang berada di depan pintu bioskop soal nya belum tahu mau nonton apa “Hmm, Mariposa aja” aku memberi usulan tapi enggak tahu Film nya sudah keluar atau belum di bioskop “Iya tumben pintar” kak Gigis memujiku karena telah menemukan judul film yang hendak kita tonton Kita pun masuk kedalam pintu bioskop dan memesan tiket sekarang jam dua kurang lima belas menit dan film yang akan kita tonton mulai jam tiga lima belas. “Duduk aja dulu di sini” aku menduduki sofa yang berada di bioskop soal nya kaka Gigis hendak pergi kepaling ujung tetapi aku dan Fikri beserta Firhan enggak mau Kita pun duduk dan masing-masi

