Bab 16

1117 Kata
“Liora kenapa, ada masalah apa lagi sih, perasaan setiap hari ada aja masalah enggak bosan apa berantem terus sama mama” anak kecil aja bisa tahu prinsip hidup nya Liora masa dia enggak paham sih kalo enggak usah berantem terus “Kamu tahu kan kalau kak Liora itu mau dijodohin” “Tahu, yang katanya mu di jodohin sama anak teman mama nya itu bukan kak”Bella ingin memastikan benar apa tidak nya “Iya, tapi dia kan belum tahu siapa orang yang sebenarnya” “Hah, maksudnya” Bella enggak paham dengan maksud aku apa “Iya kita itu cuma baru menebak aja siapa jodoh kita ternyata kita itu tertukar jodohnya tapi si kalo kakak benar apa enggak belum tahu soalnya masih belum ada kemungkinan kalo dijodohin sama dia” “Ouh, tapi kok sampai segitunya banget sih, berlebihan kak setidak nya dia itu tahu suarga ada ditelapak kaki ibu dan kita harusnya enggak boleh berantem sama ibu kita tapi dia nya malah kebalikan, kalau aku sih kasihan dengan tante Anis kak, Liora itu enggak pernah sekali pun nurut apa kata tante Anis”Bella mencoba menerawang diri Liora, memang benar apa yang dikatakan dengan Bella, Liora memang seperti itu orang nya Kita pun sampai di tempat yang Bella mau beli, aku kira mau beli apa rupanya mau ke supermarket buat belia makanan, aku sih juga di suruh Liora buat beli makanan. “Kak, kamu mau samyang enggak” tawar Bella yang sedang memilih mie buat di beli “Mau, aku yang sama kayak kamu aja disamain aja” usul aku yang supaya mudah nanti waktu masak nya “Kak coba kamu telpon Liora mana tahu aja, nanti kak Nicken, sama kak Gigis” Aku pun mengeluarkan Handpone dari dalam kantong buat menelpon Liora “Halo” kataku yang memulai pembicaraan “Kenapa, cepat pulang ada Nicken sama Gigis ni” aku pun langsung mematikan telepon dan langsung bilang ke Bella bahwa ada mereka berdua “Bell, ada kak Nicken sama kak Gigis” ucap aku sambil memasukkan mie kedalam keranjang dua lagi “Iya, soal nya mereka bilang mau tidur rumah Liora terus besok tidur rumah kakak besok nya tidur rumah aku terus gantian rumah kak Nicken sama kak Gigis. “Oh” kita pun belanja banyak banget kita belanja pakai uang hasik ckck kemarin Kita pun membayar sesudah itu ita langsung pulang, sesampai dirumah udah sepi mama-mama nya udah pada pergi lagi yang Liora, kaka Nicken, dan kak Gigis lagi di atas tetapi di luarnya sedang main game bareng. “Ini kita makan” Bella heboh sendiri enggak tahu apa yang di hebohin “Makan dulu masakan bibi baru makan yang ini lagian kita mau begadang apa enggak” “Yaudah berarti ini buat nanti ya” Bella pun meletakkan makanan itu di atas meja dan langsung duduk di luar lagi. “Sell, malam besok kita tidur rumah kamu kita semua” kata Gigis, dia ini masih kuliah semester delapan “Iya sih enggak papa santai” “Kalau udah tidur rumah Jenny udah enak banget semua yang kita pinta dapat, hahah mabar” Bella dari tadi ketawa sendiri mungkin lagi bahagia kali ya apa baru jadia sama pacarnya “Bel, kamu ngajak baku hantam deh kayaknya” kak Nicken melihat ke arah Bella yang sedang tetawa lepas “Aaa, lucu deh kamu” Bella pergi kedalam dan langsung mebahkan diri di kasur yang amat empuk tapi masih empuk kasur aku “Sell,kamu masih sama Fikri” tanya kak Gigis yang sebentar lagi mau wisuda “Iya nih, masih” aku tersenyum kepada kak Gigis “Bagus lah pertahanin kalau bisa sampai tua kamu sama dia enggak usah sama yang lain” nasihat kak Gigis Kalo kak Nicken ini udah tamat kuliah cuma dia masih mau nyelesain paska sarjana biar tinggi ilmu pengetahuan nya. “Kak, kamu kalau udah tamat bakal ngelajutin paska sarjana” tanya aku yang sedang menanya kepada kak Gigis, dia enggak main Handpone soalnya lagi di cas jadi enggak ada main aku juga lagi di cas mau pust rank nanti malam biasa gamer setia,hahah “Iya kakak bakal ngelanjutin paska sarjana, nanti kamu kalo udah taman lanjut juga” Hari ini udah menunjukkan pukul sembilan malam kita pun turun kebawah buat mengobrol dengan bibi enggak tahu kenapa kak Nicken tiba-tiba nyuruh begitu mungkin bosan kali. Kita pun turun ke bawah dan terdapat bibi yang sedang menonton televisi sendirian. “Hai Bibi ku” kak Nicken langsung pergi ke dapur buat melihat isi kulkas ada apa aja “Baik non” Aku, Liora,Bella, dan kak Gigis pun duduk di depan bibi sementara kak Nicken duduk di sebelah bibi. Kita lagi nonton film kisah nyata kalau enggak salah judulnya ‘aku menikahi musuh dalam selimut’ haha tapi film nya seru banget. “Bibi, tiap hari nonton beginian” tanya Kak Gigis yang sedang memakan buah apel “Iya, kadang-kadang sama non Iyel yang suka nemanin bibi” Iyel itu Liora dia biasa di panggil Iyel “Najis a***y” kita pun tertawa dengan kata -kata itu “Kak, kisah nyata kemarin gimana ceritanya” cagil Bella kepada Liora “Aku menikah dengan nya karena terpaksa” Liora sambil memasang muka lesu “Perasaan bibi bukan itu non” ucap bibi dari kata-kata Liora tadi “Jadi apa bi” seru kak Gigis “Anak tukang tukang kue putu yang sabar” “Ohh” kita semua mengangap “Tapi itu kisah nyata nya non, bukan suara hati istri” cetus bibi, banyak banget judul nya “Hm, kalo suara hati istri apa dong bi judul nya” “Jodoh ku yang tertukar dengan saudara ku sendiri, pacar ku menikahi sepupu ku, perjodohan terpaksa” Aku dan Liora langsung terkejut dan secepat mungkin aku cari judul film iru di youtube apa kah masih ada film nya soal nya aku penasaran dengan alur ceritanya sama apa engak sih dengan punya aku, maksudnya sama apa enggak dengan kenyataan aku dan juga Liora. “Mantap bi nonton terus ya” kata kak Nicken yang dari tadi tertawa “Kalo non suka nonton film apa” tanya bibi ke kita satu persatu dengan cara menunjuk dimulai dari kak Nicken karena paling tua “Kalo Iken suka film jin yang ada di sctv itu yang go Jony go Jony” Iken itu panggilan dia “Kalo non Gigis apa” tanya bibi dengan kak Gigs aku udah tahu apa jawabannya soal nya itu juga film  kesukaan aku “Kalo aku ya, hm, kalo aku cinta buta, dengan dunia terbalik” kalo dunia terbalik itu lucu terus kalo cinta buta itu seru karena masih film anak kuliahan jadi seru aja nonton yang sebaya sama seperti kita 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN