"Jenny CarissaEdward masa iya nangis cuma di putusin sama Fikri..." Aku berusaha menghibur diri ku sendiri Pukul 06.30 Tia sudah datang kerumah Haikal buat menjemput aku. sementara aku masih belum bisa buat ketemu sama Fikri. Rasanya hati ini belum bisa menerima semuanya. "Assalamualikum," Tia mengetuk pintu rumah Haikal sedangkan Haikal sudah pergi duluan. "Waalaikum salam," Aku menjawab salam dari Tia "Jadi pergi enggak ?" tanya Tia yang menduduki kursi yang ada di depan "Iya ayo !" Ajak ku dengan muka lesu "Ayo" Aku dan Tia pun pergi dan di jalan aku terus membayangkan gimana nanti nya aku bertemu dengan Fikri rasanya enggak siap aja.Kalau harus menutupi rasa yang pahit ini. Tapi walaupun sudah putus tali silahturahmi enggak boleh putua harus tetap berteman. "Kamu putus kan ?"

