Bab Dua Puluh Satu

1376 Kata

Aku melangkahkan kaki menuju gedung pengadilan agama yang berdiri kokoh di depanku. Hari ini setelah empat belas hari terlewati, sidang kedua perceraianku dengan Mas Alvin kembali digelar. Seperti dulu, kali ini aku juga berharap Mas Alvin tak akan datang lagi. Begitu pun trio julid, ibu, Mbak Yuni dan Ayu, semoga mereka juga tak menampakkan batang hidungnya kembali di gedung pengadilan ini. Namun, belum sempat aku tersenyum lega, dari kejauhan sosok tiga orang anggota keluarga 'cemara', yakni ibu, Mbak Yuni dan Mas Alvin, terlihat sudah duduk di kursi ruang tunggu pengadilan. Tak terlihat sosok Ayu di sana. Entahlah, apa mungkin mereka sudah pecah kongsi dengan gadis itu setelah Mbak Yuni diam-diam mencari tahu soal keaslian perhiasan itu atau tidak karena tumben pagi ini tak terlihat g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN