Hari ini aku sudah membuat janji dengan pemilik ruko yang kemarin diminati oleh Mas Alvin itu, untuk melakukan pembayaran sewa ruko selama satu bulan ke depan. Pemilik ruko mengaku Mas Alvin memang sempat mengutarakan ketertarikannya hendak menyewa tapi ragu-ragu saat tahu nominal uang sewa yang membuat Ayu sedikit tercenung. Sepertinya gadis itu tertarik tapi masih belum berani mengambil karena harga sewa yang menurutnya mahal. Mereka menawar lebih rendah dari harga umum sewa di deretan pertokoan di sana yang membuat pemilik ruko pun belum berani melepas. Beda denganku yang langsung setuju karena sudah diberi tahu sebelumnya oleh Lina dan sudah tahu keunggulan lokasi di sini yang notabene cukup menjanjikan. Aku sendiri dari awal tak keberatan dengan nominal tersebut. Aku yakin dengan

