Bab Empat Belas

2440 Kata

"Vira, kapan urusan cerai kamu selesai di pengadilan?" tanya Bu Sumi saat kami; aku, Dina dan Mas Ferdy sarapan di pagi hari. Kalau biasanya suasana kebersamaan dengan Mas Ferdy akan diliputi canda dan kemanjaan kami; aku dan Dina, pada sosok lelaki dewasa dan melindungi itu, kali ini aku merasa kikuk sendiri. Ucapan Bu Sumi tadi malam, bukan hanya sukses membuatku tidak tidur semalaman, tetapi juga sukses membuatku salah tingkah sendiri di depan lelaki berwajah tampan dan berahang kokoh itu. "Ehm... belum tahu, Bu. Kata Mbak Yuni sih sedang diurus," ucapku dengan suara sedikit bergetar dan kepala menunduk, tak mampu membalas tatapan mata Mas Ferdy yang sesaat tadi menyapu wajahku dengan halus saat Bu Sumi mengajukan pertanyaan. "Kenapa kakak ipar kamu yang ngurus? Apa bisa? Bukannya p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN