Pov Mas Ronald. Mobil berhenti dihalaman rumah orangtuaku, sejak kemarin Ibu begitu cerewet mengingatkan agar hari ini aku bisa berkunjung kerumahnya. "Assalamuallaikum ..." ucapku saat memasuki rumah yang pintunya terbuka lebar. "Nah ini ..." ucap Ibu begitu sumringah saat melihat aku ada didepannya, tanpa menjawab salamku. "Ada apa Bu?" alisku menaut saat Ibu bangkit dan berjalan kearahku. "Ini loh, Sekar ... perempuan yang Ibu ceritakan tempo hari. Anaknya Ibu Yuni, tetangga kita dulu," ucap Ibu dengan senyum cerah, menunjukkan perempuan yang sedang duduk sambil tersenyum malu melihatku. "Sekar, Mas ..." perempuan itu berdiri, lalu menyodorkan tangannya. "Iya." sahutku sambil menjabat tangannya sekilas. "Duduk, Nald." titah Ibu. Aku langsung menurut, dan duduk didepan Ibu dan Se

