bab 25 - Merengek lagi?

1323 Kata

Suara guntur mencubit hati, aku menutup diri dibalik selimut. Merapalkan doa-doa yang aku bisa, untuk menghilangkan rasa terkejut didalam sanubari. Perlahan suara hujan terdengar, hawa sejuk terasa menggigit kulit meski pendingin ruangan dalam keadaan padam. Perlahan aku membuka selimut, ingatanku tertuju pada Naura yang tertidur dikamarnya. Menuruni ranjang, langkahku mendekat pada kamar anak manis kesayanganku. Samar, aku mendengar suara orang berbincang didalam kamar. Aku kembali melangkah tanpa suara lalu menajamkan pendengaran. Itu suara Mas Ronald, dia sedang membacakan buku cerita untuk Naura. Aku menghela nafas, Naura memang cukup dekat dengan Ayahnya. Aku yang terlalu sibuk, pulang kerja langsung beristirahat masuk kamar. Berbeda dengan Mas Ronald yang menyempatkan diri bermain

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN