Part 16 Melabrak Ayu Tok! Tok! “Ayu, buka!” teriakku di depan rumah Ayu. Suara langkah kaki mendekat. Lalu gadis bernama Ayu muncul dengan kemeja kotak-kotak berwarna ungu dan juga celana jins hitam. Tampilannya begitu trendi, pasti tak akan ada yang menyangka dia sudah bersuami, dan tengah mengganggu rumah tangga orang lain. “Ya, Mbak,” jawabnya sambil tersenyum tipis. Aku masuk begitu saja ke dalam rumah Ayu dengan wajah merah menahan emosi. “Apa maksud kamu kirim pesan ke suami saya?” Gadis itu menghela napas berat, lalu melipat kedua tangannya di d**a. “Apa Mbak lupa, saya juga istrinya? Saya hanya mengirimkan pesan, bukan mengajak Mas Ramon tidur bersama saya. Ayolah, Mbak. Dua tahun tidak akan lama, kan? Masa hanya berkirim pesan juga nggak boleh? Lagian bukan pesan m***m, hany

