Bab 48

1267 Kata

Genangan air tampak menghiasi jalan menuju kantin kampus. Beberapa saat yang lalu, hujan turun dengan deras, disertai angin yang cukup kencang. Untungnya, hujan sudah cukup reda. Delika beserta keenam sahabatnya berjalan beriringan menuju kantin kampus, karena sejak tadi mereka hanya menunggu hujan reda di kelas. Padahal perut mereka sudah sangat keroncongan, terutama Satria yang memang tidak bisa menahan rasa laparnya. Sampai ia harus memakan roti milik Arya yang sengaja dibagi dua untuk mengganjal rasa lapar di perutnya. Mereka pun sampai di kantin dan langsung mencari kursi dan meja kosong. Satria dan Arya yang memesankan makanan dan minuman, sementara yang lainnya menunggu di kursi masing-masing. Tapi, ada hal yang berbeda dari Delika saat ini. Wanita yang baru saja mendapatkan gelar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN