Di sepanjang perjalanan, Delika tak berhenti memberontak dari cengkeraman sang Ayah. Ia terus saja meronta. Delika sangat mencemaskan kondisi suaminya yang dipukuli oleh Dehan dan kedua penjaga tersebut. Ia masih berusaha meyakinkan Dehan untuk membiarkannya hidup tenang bersama Asgar. Tak lupa juga, Delika mengatakan semua kejahatan yang pernah diperbuat oleh Keynan. Tapi, Dehan tidak mudah percaya begitu saja dengan ucapan Delika. Delika sudah merasa jengah dengan perilaku sang Ayah yang terlalu arogan itu. Ia tidak suka diperlakukan seperti ini. Delika juga ingin bebas menentukan jalan hidupnya sendiri, seperti para sahabatnya yang tidak terlalu dikekang oleh orang tua mereka masing-masing. Bahkan Delika sering menjadi bahan cibiran mahasiswa dan mahasiswi di kampus, karena Delika sela

