Bab 21

1264 Kata

Setelah Dehan dipindahkan ke ruang rawat, Delika memutuskan untuk menunggu di sana sampai Dehan sadar. Para sahabatnya sudah pulang bersama Ben dan Christina. Tinggallah Delika dan Alika di sana. Keduanya masih merasa cemas, karena Dehan tak kunjung sadarkan diri. Delika berulang kali mengucapkan kata maaf pada sang Ayah yang tengah terbaring lemah di hadapannya. Bahkan Delika sampai menangis, karena penyesalan yang ia rasakan. "Ma, semuanya salah aku," ucap Delika lirih. "Aku yang udah buat Papa jadi kayak gini. Aku nyesel, Ma." Alika tersenyum, lalu membelai rambut putri semata-wayangnya itu. "Kamu nggak perlu nyalahin diri sendiri. Kalau menurut Mama, Papa juga salah. Dia udah maksain kehendaknya sama kamu." "Tapi aku udah ngelawan Papa, Ma. Makanya jantungnya Papa kambuh," ujar Deli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN