Bab 34

1057 Kata

"Pokoknya, kita harus jemput Elgar!" Seorang wanita paruh baya tampak begitu kesal sambil meremas jari-jemarinya, karena marah. Ia duduk di sebuah sofa bermotif polos, berwarna hitam kecokelatan. Sementara di depannya, seorang pria tengah duduk santai. Usianya sekitar 2 tahun lebih tua dari wanita itu. Mereka duduk berhadapan, saling melemparkan tatapan tidak menyenangkan. "Elgar harus balik ke Australia!" ucap wanita itu, lalu ia menunjuk ke arah pria yang duduk di hadapannya. "Ini semua gara-gara kamu! Kenapa kamu biarin dia pergi?! Harusnya kamu halangi dia! Bukan malah dibiarin pergi gitu aja!" Pria itu justru memutar bola matanya dengan rasa malas sambil menghela napas lelah. Kemudian, ia mengalihkan pandangannya ke arah lain. "Biarin dia nentuin calon istrinya sendiri. Kita nggak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN