"Saya terima nikahnya …." Ijab kabul mulai terdengar berarti sedang berlangsungnya akad nikah. Akad nikah itu terjadi di masjid dekat rumah Zeline. Dan yang menikah adalah Alvian dan—Listya. Benar, wanita yang sedang di rumah Zeline kala itu adalah Listya. Listya di sana sudah meminta izin pada Zeline, ia sedang fokus mengerjakan tesisnya. Memang setelah lulus sarjana, ia segera mengambil S2, nantinya ingin sekali menjadi dosen, cita-cita Listya yang terpendam dibalik kenakalannya. Sekarang pun ia bekerja sebagai asisten dosen di fakultas sastra, jurusan sastra jepang. Jangan salah Listya cukup fasih berbahasa negara asal Zeline. Eh? Dua hari yang lalu Zeline sungguh minta maaf pada Listya karena lupa menginfokan kedatangan Alvian, membuat Listya mengalami hal seperti ini. "Saya berus

