Ekstra part 1 : Insiden

1510 Kata

Nindy bersorak ketika melihat Darren telah pulang membawa boneka teddy bear cukup besar pesanannya. Tadi siang ia merengek dibelikan oleh sang papa yang masih di kantor. "Bilang apa dulu sama Papa?" tanya Darren menyembunyikan boneka pesanan sang putri di belakangnya. Tubuhnya ia sejajarkan dengan Nindy. "Maacih Papa Hilo." Nindy mengecup sayang pipi papanya itu. Kalau dikasih hadiah manisnya minta ampun, batin Darren, kemudian mengecup sayang kepala sang putri. Darren menyerahkan boneka tersebut. Nindy mengambil, lalu menyeret boneka teddy bear-nya, mengingat boneka itu lebih besar dari dirinya. Sementara Darren hanya bisa terkekeh melihat sang putri, lalu melangkah ke kamar untuk membersihkan diri. Ternyata di dalam kamar tak ada Zeline. "Di mana dia?" Setelah mandi dan berganti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN