LUKA Bab 21

1604 Kata

"I ... itu kesalahan," jawabku terbata, mengingat semua hal itu dadaku terasa semakin sesak. "Maksudnya?" Friska menatapku dengan tatapan tajam. "Mas Dipta, sedang dalam kondisi tak sadar sewaktu melakukannya, dia saat itu sedang mabuk. Aku juga tak bisa melawannya, semua terjadi begitu saja," jelasku kepada Friska. Aku mengatur hatiku karena membuka luka lama dan kemudian mengoreknya itu sama perihnya. Akan tetapi sekarang lah saatnya untuk Friska tau segala hal yang pernah terjadi di antara aku dan Mas Dipta. Tak ingin ada hal yang aku tutupi lagi. "Tapi, sudah ada Prilly, kenapa kalian tetap berpisah?" cecar Friska. "Aku tak tau kalau sedang hamil, Mas Dipta juga tidak mengetahuinya," jelasku lagi. "Maksudmu, Mas Dipta tak tau tentang Prilly?" Aku mengangguk, Friska memejamkan mat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN