25

2279 Kata

"Mamaaaaa" teriak Vano menyerukan panggilan untuk mamanya. Melihat sang mama yang tak ada di kursi ruang keluarga, membuatnya berlari ke dapur dan begitu tak menemukan lagi, ia berlari ke kamar. Radit dan Citra berjalan di belakang Vino yang lesu. Mereka baru saja kembali dari rumah keluarga Radit. Radit dan Citra memang sudah biasa membawa si kembar bertemu dengan orang tuanya, ya setidaknya itu bisa sedikit mengisi keheningan dalam keluarga mereka. Bersyukurlah bahwa keluarga Radit dan Citra menganggap kehadiran si kembar sebagai hal yang positif, katanya sebagai pancingan agar Citra segera hamil dan mendapat momongan, meskipun bibi dan paman Citra sering kali mencibir mereka yang katanya mau menampung orang asing yang mungkin saja akan melarikan diri membawa harga benda dari rumah me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN