Letta membulatkan matanya menatap kearah Marco yang kini mengeluarkan senyum devil nya tersebut "apa?" Tanya Letta tidak percaya membuat Marco malah berjalan mendekat ke arahnya "Apa kau tidak mendengar bahwa aku malam ini akan tidur di apartemen ini" ucap Marco kembali membuat Letta menggelengkan kepalanya Tentu saja dia tidak akan menerima begitu saja apa yang di inginkan oleh laki-laki di hadapannya itu "tidak, tidak, tidak, kau tidak boleh tidur di apartemen ini, lagipula Apa kau tidak lihat di sini hanya ada satu kamar dan itupun kamar yang sempit pasti tidak akan cocok dengan mu bukan” ucap Letta membuat Marco malah kembali tersenyum yang membuat Leta merasa semakin khawatir "Siapa yang menanyakan kamar lain di apartemen ini"ucap Marco membuat Letta menatapnya dengan Tatapan yan

