Sean masih bisa melihat bagaimana raut wajah Letta yang sangat jelas memancarkan rasa takut khawatir membuat Sean akhirnya menghela nafas panjangnya "lupakanlah mungkin kau memang tidak ingin kembali lagi ke tempat asalmu it's oke Kau tidak perlu menjawab pertanyaanku dan aku di pucat selain kembali membuat data mendongak setelah itu tersenyum tipis sambil menetapkah ke arah Sean yang kini meneguk minuman dingin di hadapannya “Baiklah kalau begitu kita bereskan saja semuanya besok kita harus kembali membuka kedai sampai ibu ku pulang tapi jika kau lelah kau bisa kembali ke rumah terlebih dahulu” Ucap Sean kembali membuat Letta menggelengkan kepalanya "tidak perlu aku bisa membantumu “ ucap Letta yang akhirnya membuat Letta membereskan kedai sebelum akhirnya berjalan untuk pulang " A

