Lewat tengah malam, Alvin terbangun. Untuk sesaat, ia pun merasa silau karena kondisi lampu ruangan yang tak dimatikan. Kemudian, setelah ia mampu mengendalikan pandangannya seperti sedia kala, barulah Alvin mengenyahkan halauan lengannya yang semula ia halangkan di depan mata. Selain itu, Alvin bahkan melirik ke sisi kirinya. Di sana, ia mendapati Nadia masih tertidur pulas dalam keadaan tubuh polos tak berbusana. Hanya selimut tipis saja yang membalut tubuhnya. Tapi meski begitu, tetap saja Alvin masih bisa melihat apa-apa saja yang terdapat di balik selimut putih tipis dan menerawang tersebut. Menyadari bahwa ia sudah melakukan hubungan intim dengan perempuan asing yang baru ia kenal dalam hitungan jam saja, Alvin merasa bahwa dia tidak seharusnya melakukan hal seintim itu. Namun apa y

