Nadia meraung murka ketika usahanya untuk membujuk Alvin justru tidaklah membuahkan hasil yang diinginkan. Padahal malam itu ia sudah menunjukkan bahwa dirinya ingin menjalin hubungan dengan pemuda itu. Tapi sayang, setelah melakukan hal intim yang berlangsung penuh gairah, justru Alvin harus pergi secara diam-diam. Membuat Nadia merasa sedih apalagi hingga sekarang dia belum bisa menemui Alvin lagi. Wanita itu melempar ponselnya menghantam dinding. Menyebabkan ponselnya tercerai berai dan tidak dapat diselamatkan lagi. Ia lantas menangis sejadi-jadinya. Mengingat akan penolakan yang sudah dilayangkan oleh pemuda itu. "Kenapa, Alvin? Kenapa kamu malah mengabaikanku? Padahal kamu tau kalau aku sangat ingin menjalin hubungan denganmu. Aku sengaja memutuskan hubunganku dengan Rama hanya kar

