Lynne bangun dengan kepala yang masih pening, tetapi setidaknya jauh lebih baik dibanding tadi. Ia mengerjapkan mata, berusaha memfokuskan pandangan yang terasa kabur. Gabriel ada di samping Lynne saat ini, tengah tertidur dengan posisi yang ia rasa akan membuat lelaki itu sakit pinggang nanti. Astaga, sudah berapa lama ia terlelap? Lynne melirik ke arah tangan yang dipegang oleh Gabriel. Sepertinya, Gabriel sedari tadi terus menemaninya hingga lelaki itu tertidur seperti ini. Wajah Lynne berubah muram. Ia mengingat kembali kejadian yang terputar di otaknya tadi. Bagaimana kalau yang ia lihat itu adalah kenyataan dan Gabriel ternyata menyembunyikan sesuatu dari Lynne? Jika yang Lynne lihat adalah memori masa lalunya, maka Gabriel pasti mengenalnya sejak awal. Seharusnya ia bersikap akr

