Lynne memandangi Judith dengan tatapan, penuh luka yang mendalam. Air mata masih mengalir deras di sana dan ia tahu kalau Judith bisa merasakan apa yang Lynne rasakan sekarang. Otaknya kacau. Ia merasa bagai dihantam bom. Ia sudah selesai bercerita dengan Judith, meski adiknya itu hanya diam dan menyimak tanpa memberi Lynne semangat ataupun memarahinya. "Aku malu pada diriku sendiri karena sudah jatuh cinta terlalu dalam pada seseorang yang merebut kebahagiaan kita." Lynne menutup wajahnya dengan isak tangis yang bersahutan dengan bunyi monitor detak jantung Judith. Hening. Judith masih diam di sana. "Aku butuh kau di sini. Aku mohon sekali lagi. Bangun ... bangun dan buka matamu, Judith. Aku membutuhkanmu. Aku membutuhkan sosok keluarga di sampingku sekarang." Lynne memohon dengan su

