22

1231 Kata

Setelah selesai makan siang dan mendapatkan pengakuan yang mengejutkan, Lynne sekarang sedang menatapi Gabriel yang baru saja masuk mobil. Lelaki ini aneh, tetapi Lynne menyukainya, and guess what? Lynne merasa arwahnya terbang ke langit saat bibirnya dan bibir Gabriel bersentuhan. Baiklah, ini berlebihan. "Setelah ini, kita mau ke mana?" Lynne memiringkan kepala, menatap rahang kokoh lelaki tampan yang berstatus sebagai tunangannya. Meski pertunangan mereka tak dilaksanakan dengan pesta dan terkesan memaksa, tapi cincin yang Gabriel berikan masih melekat di tangan Lynne. "Kau mau ke mana?" Gabriel menoleh, mendapati wanitanya ada di sana. Sekarang, wanita itu sudah kembali menjadi miliknya. Sama seperti dulu. "Aku akan mengantarkanmu ke mana pun kau mau." "Hmm." Lynne mengernyit. Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN