45

1100 Kata

Lynne berangkat ke kantor lebih pagi daripada biasanya. Hari ini Daniel menjemput Margo sesuai dengan janjinya dan Lynne sudah memberitahu sahabatnya perihal kedatangan b******n itu.  Awalnya, Lynne pikir Margo akan menolak dan butuh waktu lama untuk membujuk wanita itu untuk pindah ke apartement yang dibelikan si berengsek, tetapi ternyata, Margo langsung menyetujuinya. Ah, ralat. Margo tampak antusias! Sungguh aneh karena Lynne pikir Margo akan marah dan membenci Daniel setengah mati. Entahlah. Mungkin mood dan perasaannya sedang labil karena hamil, Lynne tidak tahu juga. Semoga saja ia bisa bahagia dengan Daniel, lalu lelaki itu bisa jatuh cinta pada Margo dan melupakan wanita itu. Suasana di kantor pagi memang sangat dingin dan sepi. Ia memutuskan untuk ke dapur, membuat dua cangkir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN