BAB 45: PANGGIL TEJO!!!

1523 Kata

SELAMAT MEMBACA *** Ndoro Karso memeluk Sekar dan ingin memejamkan matanya. Namun, Sekar langsung menyingkirkan tangan sang Ndoro dengan kasar. Dia tengah dongkol dengan Ndoro itu jadi tidak mau dipeluk. "Adem, dikekep lak anget to Nduk," (dingin, dipeluk kan hangat Nduk) ucap Ndoro Karso ingin kembali memeluk tubuh Sekar. Namun, Sekar langsung menghindar. "Jangan peluk-peluk!!!" Ucap Sekar dengan galaknya. "Tigang minggu mboten dikeloni, nopo mboten kangen?" (Tiga minggu tidak dipeluk, apa tidak rindu) Ucap Ndoro Karso lagi. "Aku ini siapanya Ndoro. Orang lain kan. Mana ada orang lain tidur sambil peluk-peluk." Ucap Sekar dengan ketusnya. Dia masih ingat jelas perkataan Ndoro tadi, tidak membagi rahasianya dengan orang lain. Tidak juga membagi dengan dirinya. Secara tidak langsun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN