SELAMAT MEMBACA * * * Sekar yang berada di dalam kamar hanya diam, bukan berarti budeg lebih tepatnya pura-pura budeg. Dia tiduran dengan santai di atas ranjang sambil memakan strawberry sama sekali tidak terganggu dengan panggilan sang Ndoro dari luar sana yang terus saja memanggilnya minta dibukakan pintu. Biar saja, Sekar sedang kesal pada Ndoro. Bila perlu biar Ndoro itu nanti malam tidur di luar dia tidak akan bukakan pintunya sampai besok pagi. Sambil makan strawberry tiba-tiba Sekar kepikiran sesuatu, apa jangan-jangan kurang banyak sawah yang dijaminkan Ndoro itu sampai-sampai sang Ndoro terlihat santai bahkan seperti tidak keberatan jika menikah lagi yang berarti akan kehilangan sawah-sawahnya. Tadi dia perhatikan Ndoro itu terlihat santai condong setuju ketika ada perempuan

