SELAMAT MEMBACA *** Beberapa hari berlalu sejak kedatangan perempuan yang melamar sang Ndoro, keadaan sudah kembali membaik. Sekar pun sudah melupakan kekesalannya waktu itu. Kini dia kembali menikmati kehidupan tenangnya sebagai Ndoro Putri di rumah Ndoro Karso. Hubungan mereka semakin dekat, sedikit demi sedikit jarak di antara keduanya terkikis. Sekar baru saja selesai mengoleskan lotion di tangan dan kakinya. Saat dilihat ternyata jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Tapi entah kemana perginya sang Ndoro sejak tadi tidak juga masuk kamar. Mungkin masih berada di ruang kerjanya. Sekar lalu turun dari ranjang, ingin melihat apa yang sebenarnya dilakukan sang Ndoro hingga selarut ini. "Ndoro ..." panggil Sekar saat membuka ruang kerja Ndoro. Namun, ruang kerja itu sunyi.

