KAU ITU BERBEDA

1142 Kata

Rifaldo baru saja terbangun dari tidur. Pria tampan tersebut memang lebih suka pulang ke rumah saat rumah mereka tak berpenghuni. Yakni, saat Ahmad berada di restoran, Ghibran di perusahaan dan Karina yang kerap pergi untuk bersenang-senang. Bagi Rifaldo tinggal di rumah saat sepi adalah sebuah kenyamanan. Saat ia tak harus mendengar ocehan Karina. Saat ia tak harus mendengar Ahmad membanding-bandingkan dirinya dengan Ghibran. Rifaldo mengerjap mata. Melihat korden pada jendela yang terbuka. Seingatnya, ia sudah menutup korden tersebut saat memasuki kamar pada pukul sembilan pagi tepat. Namun entah, bagaimana bisa korden tersebut kembali terbuka? “Atau jangan-jangan gue aja yang memang lupa menutup korden itu? Ck,” Rifaldo terkikik. Menyimpulkan sebuah kecerobohan. Pria tampan itu bera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN