HENTIKAN!

1094 Kata

Ghibran dan Raras sedang berada di perjalanan. Mereka hendak menuju salah satu proyek perusahaan. Di sela membahu jalanan. Drrt drrt! Ponsel Ghibran bergetar. Memunculkan nama Bilqis di dalam layar. “Halo, sayang. Assalamualaikum,” Tanpa sungkan Ghibran menyahut panggilan dengan panggilan mesra. “Waalaikumsalam, Mas Ghibran,” Kali itu, suara teduh Bilqis terdengar sedikit panik. Sepertinya, sedang ada hal buruk yang menimpa. “Apa kau baik-baik saja, sayang?” Ghibran meninggikan nada bicara. Sebuah pertanda rasa khawatir, yang ia tunjukkan melalui suara. “Alhamdulillah, Bilqis baik-baik saja, Mas. Tapi, Mama sedang dalam keadaan kurang baik. Saat ini, Bilqis sedang menemani Mama di rumah sakit. Sedari pagi, Mama terlihat pucat dan lemas,” Bilqis mengabarkan perihal kondisi sang ibu m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN